My Wedding
Hari yg ku tunggu-tunggu telah tiba. Hari yg mendebarkan. Hari yg ku nantikan sejak hari dia melamarku. Kini tinggal beberapa menit lagi upacara pernikahanku dilaksanakan. Ya, ini Hari Pernikahanku. Langkah demi langkah ku turuni anak tangga yg menjulur ke bawah. Sepertiny anak-anak tangga itu memang sudah menungguku lama untuk berpijak.
Aku berusaha menjaga keseimbanganku dalam setiap pijakanku. Aku mencoba tetap anggun dengan gaun pengantin putihku. Ya, gaun yg amat cantik. Rasanya tak pantas gadis seperti diriku untuk mengenakannya. Aku tak sanggup untuk mengangkat wajahku. Aku tak mau orang-orang melihat wajahku yg merah merona karna malu. Detak jantungku berpacu tak beraturan karnanya.
Aku terus melangkah dg dua pendamping di sisiku. Alice, calon adik iparku di sisi kanan. Dan Charlie, ayah tercintaku di sisi kiri. Aku menuju ke bawah. Menghampiri mempelai pria yg sudah menunggu mempelai wanita di bawah sana. Di tempat dimana akan dilangsungkannya upacara pernikahan kami.
Ku coba tuk mengangkat wajahku. Mencari-cari dimana wajah pangeranku berada. Aku tak melihatnya. Ku telusuri setiap mata disana. Aku sempat ragu saat melihat begitu banyak pasang mata yg memandangku. Tp keraguan itu lenyap saat ak menemukan pasang mata malaikatku.
Edward.
Betapa menawannya dia dengan kemeja pengantinnya. Ingin sekali ak menghambur ke dalam pelukannya. Tp keinginanku itu tertahan dengan kesabaranku. Saatnya upacara dimulai.
Byuh byuh byuh,,, Serasa ak menjadi tokoh utama 'Bella' dalam The Twilight Saga... Huft...!! Imajinasi tingkat tinggi,,,hem
::copas from my facebook’s note::
